Sabtu, 14 Disember 2013

Alamat mati dalam khusnul khathimah (keadaan baik):
1. Sempat mengucap dua kalimah syahadah.

2. Berpeluh di dahi.
Sabda Rasulullah: “Bahwa matinya seseorang mukmin itu dengan keluarnya peluh di dahi”, Riwayat oleh Ahmad dan Tirmidzi.

3. Mati pada malam atau hari Jum'at.
Sabda Rasulullah “Tidak seorang muslim pun yang mati pada hari atau malam Jum'at melainkan Allah akan menjaganya dari fitnah kubur.”

4. Mati di medan perang karena membela agama Allah.

5. Bagi orang yang mati syahid ada 6 kelebihan:
i) Akan diampuni dengan serta merta dosanya serta diperlihatkan tempat duduknya di syurga (kecuali mereka yang masih ada urusan hutang).
ii) Diselamatkan dari siksa kubur.
iii) Aman dari ketakutan yang teramat besar dan dahsyat.
iv) Diperhiasi dengan iman.
v) Dikawinkan dengan bidadari (semiskin-miskin ialah 49 bidadari).
vi) Dapat memberi syafaat kepada 70 orang keluarganya. Riwayat oleh Tirmizi, Ahamd dan Ibnu Majah.

6. Mati karena melahirkan anak.

7. Mati karena taun,
Sabda Rasulullah, “taun itu satu kematian syahid bagi setiap mukmin”. (Hendaklah ia sabar dan redha menganggungnya). Riwayat oleh Muslim.

8. Mati akibat sakit perut maka ia mati syahid,
Sabda Rasulullah. Dan barang siapa mati karena sakit perut, maka ia mati syahid”. Riwayat oleh Muslim.

9. Mati tengelam dan tertimbus oleh bangunan.

10. Mati terbakar. Riwayat Tabrani.

11. Mati dalam nifas. Riwayat At-Tabrani.

12. Mati karena sakit TB.
Sabda Rasulullullah, “orang yang mati karena menanggung penyakit kurus kering ia mati syahid.” Riwayat Tabrani.

13. Mati akibat luka perang di jalan Allah.
Sabda Rasulullah, “Barangsiapa yang luka karena perang di jalan Allah itu mati, maka berarti ia syahid, atau kena pijak oleh unta atau kudanya atau ia mati di tempat tidurnya (setelah berperang itu) dengan sebab apa-apa pun yang dikehendaki oleh Allah, maka sesungguhnya ia adalah mati syahid dan akan masuk syurga”. Riwayat Daud.

14. Mati mempertahankan harta. Riwayat Bukhari.

15. Mati karena mempertahankan diri. Sabda Rasulullah “Barangsiapa terbunuh karena mempertahankan darahnya (dirinya), maka ianya mati syahid.” Riwayat Abu Daud.

16. Mati dalam bersiap-siap untuk berperang di jalan Allah.

17. Mati ketika sedang beramal soleh seperti sedang menuntut ilmu (ilmu yang dibolehkan oleh Islam) di masjid atau sedang berdakwah.

Berkata Abu Laith,
“Barangsiapa yang ingin selamat dari siksa kubur, maka haruslah ia melazimi 4 perkara dan meninggalkan 4 perkara:
1. Menjaga sembahyang 5 waktu.
2. Banyak bersedekah.
3. Banyak membaca Al-Qur'an.
4. Banyak bertasbih.

Dan hendaklah ia meninggalkan:
1. Meninggalkan dusta.
2. Meninggalkan sifat khianat.
3. Meninggalkan sifat mengadu-domba.
4. Menjaga kencing.

Rabu, 11 Disember 2013

Ingat Mati,Ingat Seksaan Kubur

Assalammualaikum...selamat bertemu kembali.
Dah lama tak buat catatan apa2 kat blog ni.
Hari ni tiba2 terdetik nak catatkan sesuatu kat blog ni.
Hari ni banyak blog yang saya baca.
Diantara yang paling menarik perhatian saya adalah "MALAM PERTAMA ALAM KUBUR".
Terasa gementarnya jiwa dan hati nurani saya.
Banyak yang bermain diminda.
Mengenang akan nasib diri apakah yang akan menimpa diri bila berada alam sana nanti.
Hati berbisik...aku hanya manusia biasa yang kurang pengetahuan agama.
Sering lalai mengerjakan apa yang wajib.
Solat yang tidak terjaga sebaiknya.
Amal jariah yang amat berkurangan.
Dosa yang bergelimpangan.
Hati terasa begitu sayu mengenangkan nasib diri.
Hati bertanya lagi..."apa yang aku kejar pada dunia yang sementara ini,sedangkan yang kekal abadi adalah akhirat sana..."
Gementar menyelubungi jiwa....
"Siksaan Kubur" sering bermain diminda.
Betapa takutnya yang saya rasakan jika ajal maut menjemput saya dalam keaadan saya masih terleka dengan buaian dan janji manis dunia.
Apa bolehkah saya untuk berkata tidak jika Malaikat datang menjemput.
Ya Allah..betapa kerdilnya aku.
Ya Allah....Ya Allah...Ya Allah...
Berilah aku petunujuk dan hidayahMu...

Hati masih dalam kekacauan.
Segala apa yang bermain diminda hanyalah kematian.
Benarlah ada pepatah yang mengatakan,apa yang paling dekat dengan kita adalah KEMATIAN...dan yang paling jauh adalah MASA LALU.
Tak dapat saya bayangkan dengan apa segala yang telah saya lakukan di dunia ini menuntut saya di akhirat sana nanti.
Jika amalan kebaikan saya di dunia di terima oleh Allah Alhamdulillah...tapi jika amalan kebaikan itu berkurangan disebabkan dosa2 yang saya lakukan bagaimana?
Ya Allah...Terasa airmata ingin menitis lagi.
Rasa yang amat menakutkan....

Mulai hari ini...haruslah saya untuk memperingati hari kematian agar saya tidak terleka dengan keseronokan dunia..
Guru terbaik dalam hidup adalah Kematian...
Dengan mengingati Mati akan menyedarkan kita agar tidak leka dengan keseronokan dunia.
Ingat mati,Ingat seksaan kubur.
Di mana Kubur adalah laluan pertama ke alam barzakh.


Fasa-Fasa Alam Kubur
Kesempitan kubur, pertanyaan malaikat, azab atau nikmat kubur, ditempatkannya roh dan kebangkitan…
Alam kubur adalah alam perantaraan kehidupan dunia dan akhirat yang dimulai setelah kematian dan berakhir selepas kebangkitan… selama masa ini, seorang yang beriman merasa bahagia… sementara orang kafir merasa sengsara… orang yang sudah mati akan dihimpit dalam kubur… siapa pun ia kafir atau muslim akan merasakan himpitan kubur… bezanya penyimpitan yang dirasakan seorang mukmin tidak berlaku selamanya, tidak seperti orang kafir yang akan berterusan himpitan kuburnya sampai hancur tulang-tulangnya…
Sebagaimana sabda Rasulullah saw: “Sesungguhnya kubur itu memiliki himpitan, seandainya ada orang yang selamat darinya, maka selamatlah Sa’ad Bin Mu’adz…” Sa’ad Bin Mu’adz akan mengalami himpitan kubur, padahal ia adalah seorang pemimpin penuh kemuliaan, kematiannya menggoncangkan ‘Arasy, dibukakan baginya pintu-pintu langit, Kasyahidannya disaksikan oleh 70 ribu malaikat…
Hadis yang diriwayatkan oleh Nasa’I dari Rasulullah SAW: “Kematiannya menggoncangkan ‘Arasy, dibukakan baginya pintu-pintu langit, pintu yang banyak, Kesyahidannya disaksikan oleh 70 ribu malaikat, maka sungguh ia mengalami himpitan kubur, kemudian Allah melapangkanya.”
Apabila Sa’ad Bin Mu’adz seorang pemimpin yang besar, hamba Alah yang soleh dan mendapatkan mati Syahid mengalami himpitan kubur… bagaimana dengan kita..? Allahuakhbar… Ya Allah Terimalah taubat-ku… selamatkanlah aku dari azab kubur…
Rasulullah SAW bersabda “Seorang manusia apabila diletakkan dia di dalam kuburnya dan sahabatnya berpaling pulang sedang ia mendengar suara sandal mereka akan datang kepadanya dua malaikat dan mendudukkannya dan bertanya… SIAPAKAH TUHAN-MU…?, SIAPAKAH NABI-MU…?, APAKAH AGAMA-MU…?… dia menjawab, ALLAH ADALAH TUHAN-KU… MUHAMMAD ADALAH NABI-KU… ISLAM ADALAH AGAMA-KU…
Terdengarlah seruan dari langit, “Benar.. Hambaku, hamparkan baginya tikar dari syurga, lalu angin dan wangi syurga datang kepadanya kemudian kubur diluaskan seluas mata memandang, seorang yang rupawan datang menemaninya, yang tiada lain itulah amal solehnya.” (Hadis riwayat Ahmad, Abu Daud, Hakim dan Baihaqi).
Benarkah kita… boleh menjawabnya…? Dari lisan yang jarang menyebut Asma-Nya… dan ibadah yang sering kita remehkan… Serta sunnah Rasul… yang kita abaikan… pada saat itu… kita hanya mampu menjawab… TIDAK… TIDAK… TIDAAAKKKKK…
Terdengarlah suara penyeru dari langit… Hambaku ini seorang pendusta… Hamparkan padanya tikar dari api neraka, bukakan baginya pintu neraka, panas dan keringnya neraka mendatanginya… Kubur disempitkan sampai pecah tulang-tulangnya… seorang berwajah buruk berpakaian buruk dan berbau busuk datang kepadanya… Yang tiada lain itulah amal buruknya…
Tragedi… Siksa Kubur
“Aisyah Ra bertanya tentang azab kubur, Rasulullah SAW menjawab: Ya, azab kubur pasti ada.” (HR. Bukhari – Dalam Kitab Al-Janaiz).
“Aisyah Ra meriwayatkan bahawa Rasulullah SAW berdoa dalam solatnya, “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari azab kubur…” (HR. Mutafaqun Alaih).
“Ketika orang-orang yang derhaka kepada Allah tidak mampu menjawab pertanyaan malaikat, lalu ia dipukul dengan besi… hingga ia menjerit dengan teriakan yang sangat keras… didengar oleh semua makhluk Allah, kecuali Jin dan Manusia,” (HR. Bukhari dan Muslim).

Isnin, 21 Oktober 2013

Tak Tau Buat Blog Tapi Sibuk Juga Nak Buat...

Assalammualaikum....
Saya mulakan dengan kalimah Bismillah....
Ini dah kali ke berapa try cipta blog ni tak tau la...hope kali ni menjadi...
Kesian kan saya,sekolah tak tinggi tapi still nak cuba jugak buat...
Takpa lah kan,mencuba tu tak salah...
Kita tengok je ape je yang kat blog ni....

Now cuaca hujan....
Rasa sejuk sangat....
Nak kongsi ape ye kat sini...
Buat masa ni macam takde idea je..
Pernah terfikir nak tulis novel kat sini..
Tapi saya nak try dulu ape yang jadi kat blog saya ni...

Tentu banyak yang gelak bila tengok blog ni...
Saya betul-betul tak pandai sebenarnya...
Orang cakap ni hentam keromo je...hehe

Kalau ade sape2 yang sudi ajar tu ajarlah saya...
Hidup kita ni tak henti dari menuntut ilmu kan?
Rasanya cukup sampai sini dulu...
Nak tengok macam mana dulu...
Nanti dah ade idea baru sambung lagi....

Buah cempedak di luar pagar,
Ambil galah tolong jolokkan,
Saya budak baru belajar,
Kalau salah tolong tunjukkan:)